Are You Melancholy?

Standard

Berbicara soal tipe kepribadian memang tidak pernah ada habisnya. Banyak literatur yang membahas tentang hal ini. Salah satu yang paling populer adalah ‘Personality Plus’ karya Florence Litteur. Ia membagi tipe kepribadian menjadi empat, yaitu Koleris, sanguinis, melankolis, dan plegmatis. Semua orang pada dasarnya memiliki keempat tipe kepribadian tersebut, hanya kadarnya saja yang berbeda-beda. Namun kali ini saya hanya akan membahas satu tipe kepribadian saja yaitu melankolis. Ya, tipe kepribadian yang terkenal dengan perfectionist-nya.

Perfectionist-nya sang melankolis di satu sisi memang amat dibutuhkan karena hal itu dapat membuat apa pun yang dihasilkan menjadi berkualitas baik dan sempurna. Namun sayangnya, si melankolis sering tidak menyadari bahwa orang-orang di sekelilingnya amat kesulitan memenuhi permintaanya yang cenderung memiliki standar yang teramat tinggi. Sampai-sampai mereka berpikir kalau si melankolis memang tipe orang yg sulit untuk dpuaskan. Jadi, terkadang teman-temanya suka agak malas memenuhi permintaanya yang cenderung sulit itu. Padahal, orang-orang melankolis sering berpikir bahwa orang-orang di sekitarnya sama melankolisnya dengan dia sehingga ia sering teramat yakin bahwa keinginannya dapat diwujudkan.

Orang-orang melankolis juga memiliki jiwa seni seperti filosof. mereka cenderung puitis dan romantis. Mereka menyukai hal-hal yang dapat membuat mereka dapat berpikir analitis dan mendalam. Biasanya mereka menyukai bacaan-bacaan seperti novel-novel cinta yang heroik, buku-buku sejarah, maupun buku-buku lainnya yang cenderung ‘berat’.Namun di satu sisi, kegemarannya yang cenderung analitis membuat mereka juga senang mempelajari segala hal. Jadi hati-hati kalau bertemu orang melankolis, bisa-bisa tanpa sadar ia sedang mempelajari tingkah laku dan gaya bicara kamu karena itulah hobinya he..he.. Tapi ia juga perhatian lho sama teman-temannya. Dan ia tidak segan-segan menunjukkan kepeduliannya itu dengan membantu kamu.

Si melankolis hidupnya teratur. Segalanya serba terjadwal. Maka jangan coba-coba kamu tidak ontime kalau janjian sama dia sebab dia pasti tidak akan senang dengan kebiasaan kamu. Orang-orang melankolis akan selalu datang tepat waktu dan benci bila jadwal yang dia buat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, ia termasuk orang yang disiplin dan amat tidak menyukai ketidakdisiplinan.

Jika sedang berada dalam masalah, tipe melankolis cenderung memikirkannya terus-menerus sehingga tipe orang ini cenderung mudah stress. Tetapi semua itu dilakukan demi mendapatkan solusi yang kreatif atau kadang teramat kreatif.

Tipe melankolis juga tidak segan-segan untuk mengorbankan dirinya. Saking baiknya kadang dia lupa kalau hal itu akan membuat dirinya dirugikan. Tapi ia sosok yang bertanggung jawab makanya apapun ia lakukan demi menuntaskan pekerjaannya.

Salah satu hal yang cukup menyebalkan adalah kebiasaanya mengkritik. Dia terlalu jujur mengatakan apa adanya dan terkadang terkesan mengintimidasi. Padahal maksudnya sih baik, cuma penyampaiannya aja yang kurang pas. Tapi hati-hati jika mau mengkritik balik karena dia tipe yang tidak mudah menerima kritikan. Bisa-bisa nanti dia yang tersinggung hu..hu =( susah juga ya?! Tapi tenang, kalau disampaikan dengan cara yang lembut dia juga pasti bisa terima koq. Jadi tergantung cara penyampainnya juga.

lautBeginilah sosok seorang melankolis yang saya ketahui berdasarkan beberapa literatur yang kemudian saya coba kombinasikan dengan pengalaman pribadi saya. Saya rasa tiap-tiap individu pasti memiliki sifat melankolis meskipun kadarnya berbeda-beda. Tapi mudah-mudahan sifat melankolis kita lebih banyak yang positif dari pada yang negatifnya ya?! he..he atau jangan-jangan ada juga yg tidak punya sifat melankolis sama sekali?! So, are u melancholy?

3 responses »

  1. hehe..I think it’s not only about u sist..Don’t worry..I just wanna say about my experience. Actually, there’s many people around me who have melancholy personality.hmm..it’s inspiring me.Nice to be ur fren…🙂

  2. jika sudah “bergesekan” dengan si melancholy ini wahhhhhhhh pengertian A bisa berubah jadi B, C, D dst

    karena typikel si melancholic ini suka dipikirin hingga keluar dari pengertian yg sesungguhnya dan mereka bisa menyediakan waktu khusus untuk memikirkan hal-hal yang sebenarnya tak perlu dipikirkan, sifat introvertnya itu loh… plus perfecsionistnya ampun…. ampunnn…………

    dan kalau udah tersingguh……. amitabahhhhhhh…… hanya Tuhan yang sembuhin kali heheeeee……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s