Sepuluh Hari Terakhir…

Standard

Tak terasa kita sudah berada di sepertiga Ramadhan terakhir. Bulan yang penuh maghfirah dan barakah ini akan segera berlalu. Bulan yang begitu dinantikan oleh para pecinta-Nya ini akan segera pergi. Dan tidak tahu apakah tahun esok diri ini masih bisa dipertemukan kembali dengannya atau tidak.

Tentang keindahan bulan Ramadhan, Nabi yang mulia mengatakan:

«لَوْ تَعْلَمُ أُمَّتِيْ مَا فِي رَمَضَانَ لَتَمَنَّى سَنَّةً كُلَّهُ رَمَضَانَ»

Seandainya manusia mengetahui kebaikan-kebaikan bulan Ramadhan, niscaya mereka mengharapkan sepanjang tahun adalah bulan Ramadhan. (HR Ibn Abi Dunya).

Kemudian diriwayatkan pula dalam hadits marfu’ dari Abu Ja’far Muhammad bin Ali :“Barangsiapa mendapati Ramadhan dalam keadaan sehat dan sebagai orang muslim, lalu puasa pada siang harinya dan melakukan shalat pada sebagian malamnya, juga menundukkan pandangannya, menjaga kemaluan, lisan dan tangannya, serta menjaga shalatnya secara berjamaah dan bersegera berangkat untuk shalat Jum’at; sungguh ia telah puasa sebulan (penuh), menerima pahala yang sempurna, mendapatkan Lailatul Qadar serta beruntung dengan hadiah dari Tuhan Yang Mahasuci dan Maha tinggi. ” Abu Ja ‘far berkata: Hadiah yang tidak serupa dengan hadiah-hadiah para penguasa. (HR. Ibnu Abid-Dunya).

perjalanan Ramadhan

Dalam Shahihain disebutkan, dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata : “Bila masuk sepuluh (hari terakhir bulan Ramadhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengencangkan kainnya menjauhkan diri dari menggauli istrinya), menghidupkan malamnya dan membangunkan Keluarganya . ” Demikian menurut lafazh Al-Bukhari.

 

Untuk itu sebagai pengingat kita bersama, berikut ini saya coba rangkum kembali ‘Panduan Ibadah Ramadhan’ Tim Peneliti (Buhuts) DSP tentang berbagai amaliyah Ramadhan yang sejatinya perlu amat kita perhatikan pelaksanaanya di bulan yang penuh kemuliaan ini . Semoga kita dapat mengencangkan kembali aktivitas-aktivitas ibadah kita di sepuluh hari terakhir Ramadhan kali ini dan berkesempatan menjadi salah seorang hamba-Nya yang memperoleh keberkahan malam lailatul qadar Amin…

  • Shiyam (puasa)Shaum atau shiyam bermakna menahan (al-imsaak), dan menahan itulah aktifitas inti dari puasa. Menahan makan dan minum serta segala macam yang membatalkannya dari mulai terbit fajar sampai tenggelam matahari dengan diiringi niat. Jika aktifitas menahan ini dapat dilakukan dengan baik, maka seorang muslim memiliki kemampuan pengendalian, yaitu pengendalian diri dari segala hal yang diharamkan Allah.Dalam berpuasa, orang beriman harus mengikuti tuntunan Rasul saw . atau sesuai dengan adab-adab Islam sehingga puasanya benar.
  • Berinteraksi dengan Al-QuranRamadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran (QS.2:185). Pada bulan ini Al-Qur’an benar-benar turun ke bumi (dunia) untuk menjadi pedoman manusia dari segala macam aktifitasnya di dunia. Dan malaikat Jibril turun untuk memuroja’ah (mendengar dan mengecek) bacaan Al-Quran dariRasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam Maka tidak aneh jika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam lebih sering membacanya pada bulan Ramadhan. Iman Az-Zuhri pernah berkata :”Apabiladatang Ramadhan maka kegiatan utama kita (selain shiyam) ialah membaca Al-Quran”. Hal ini tentu saja dilakukan dengan tetap memperhatikan tajwid dan esensi dasar diturunkannya Al-Quran untuk ditadabburi, dipahami, dan diamalkan (QS.Shod: 29).

     

    Pada bulan ini umat Islam harus benar-benar berinteraksi dengan Al-Qur’an untuk meraih keberkahan hidup dan meniti jenjang menuju umat yang terbaik dengan petunjuk Al-Qur’an.

    Berinteraksi dalam arti hidup dalam naungan Al-Qur’an baik secara tilawah (membaca), tadabbur (memahami), hifzh (menghafalkan), tanfiidzh (mengamalkan), ta’liim (mengajarkan) dan tahkiim (menjadikannya sebagai pedoman). Rasulullah saw . bersabda:خَيْرُآُمْ مَنْ تَعَلّمَ القُرْآنَ وَعَلّمَهُ

    “ Sebaik-baiknya kamu orang yang mempelajari Al-Qur’an dan yang mengajarkannya”

  • Qiyam Ramadhan (Shalat Terawih)Ibadah yang sangat ditekan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam di malam Ramadhan adalah Qiyamu Ramadhan. Qiyam Ramadhan diisi dengan sholat malam atau yang biasa dikenal dengan sholat tarawih. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:مَنْ قامَ رَمَضانَ إيماناً واحْتِسَاباً غُفِرَ لهُ ما تَقدّمَ مِنْ ذَنْبِهِ”

    “ Barang siapa yang melakukan qiyam Romadon dengan penuh iman dan perhitungan, makadiampuni dosanya yang telah lalu” (Muttafaqun ‘aliahi)

     

  • Memperbanyak Dzikir, Do’a dan IstighfarBulan Ramadhan adalah bulan dimana kebaikan pahalanya dilipatgandakan, oleh karena itu jangan membiarkan waktu sia-sia tanpa aktifitas yang berarti. Diantara aktifitas yang sangat penting dan berbobot tinggi, namun ringan dilakukan oleh umat Islam adalah memperbanyak dzikir, do’a dan istighfar. Bahkan do’a orang-orang yang berpuasa sangat mustajab, maka perbanyaklah berdo’a untuk kebaikan dirinya dan umat Islam yang lain, khususnya yang sedang ditimpa kesulitan dan musibah. Do’a dan istighfaar pada saat mustajab adalah:• Saat berbuka

    • Sepertiga malam terakhir, yaitu ketika Allah SWT. turun ke langit dunia dan berkata:” Siapa yang bertaubat ? Siapa yang meminta ? Siapa yang memanggil, sampai waktu shubuh (HR.Muslim)

    • Memperbanyak istighfar pada waktu sahur. Allah Ta’ala berfirman, “Dan waktu sahur mereka memohon ampun”.

    • Mencari waktu mustajab pada hari Jum’at, yaitu disaat-saat terakhir pada sore hari Jum’at.

    • Duduk untuk dzikir, do’a dan istighfaar di masjid, yaitu setelah menunaikan sholat Shubuh sampai terbit matahari. Sebagaimana disebutkan dalam hadits:” Barangsiapa shalat Fajarberjama’ah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir hingga terbit matahari, lalu sholat dua rakaat, maka seakan-akan ia mendapat pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna” (HR At-Tirmidzi)

     

  • Shodaqoh, Infak dan ZakatRasulullah saw. adalah orang yang paling pemurah dan dibulan Ramadhan beliau lebih pemurah lagi. Kebaikan Rasulullah saw. di bulan Ramadhan melebihi angin yang berhembus karena begitucepat dan banyaknya. Dalam sebuah hadits disebutkan :

    أفضل الصدقة صدقة رمضان

    “Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan’ (HR Al-Baihaqi, Alkhotib dan At-Turmudzi)

    Dan salah satu bentuk shodaqoh yang dianjurkan adalah memberikan ifthor (santapan berbuka puasa) kepada orang-orang yang berpuasa. Seperti sabda beliau:

    من فطّرَ صائِماً آانَ لهُ مثْلُ أجرِهِ غَيْرَ أنّهُ لا يَنْقُصُ مِنْ أجْرِ الصّائِمِ شيئاً”

    “Barangsiapa yang memberi ifthor kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut” (HR. Ahmad, Turmudzi dan Ibnu Majah).

  • Menuntut Ilmu dan MenyampaikannyaBulan Ramadhan adalah saat yang paling baik untuk menuntut ilmu ke-Islaman dan mendalaminya. Karena di bulan Ramadhan hati dan pikiran sedang dalam kondisi bersih dan jernih sehingga sangat siap menerima ilmu-ilmu Allah SWT. Maka waktu-waktu seperti ba’da shubuh, ba’da dhuhur dan menjelang berbuka sangat baik sekali untuk menuntut ilmu. Pada saat yang sama para ustadz dan da’i meningkatkan aktifitasnya untuk berdakwah menyampaikan ilmu kepada umat Islam yang lain.
  • UmrahUmrah pada bulan Ramdhan juga sangat baik dilaksanakan, karena akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rasulullah kepada seorang wanita dari Anshor yang bernama Ummu Sinan : “Agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw. ”.(HR.Bukhari dan Muslim).
  • I’tikafI’tikaf adalah puncak ibadah di bulan Ramadhan. Dan ‘Itikaf adalah tetap tinggal di masjid taqqorrub kepada Allah dan menjauhkan diri dari segala aktifitas keduniaan. Dan inilah sunnah yang selalu dilakukan Rasulullah pada bulan Ramadhan, disebutkan dalam hadits :آَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَه

    “ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki sepuluh hari terakhir menghidupkan malam harinya, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya” (HR Bukhari dan Muslim).

  • Mencari Lailatul QadarLailatul Qadar (malam kemuliaan) merupakan salah satu keistimewaan yang Allah berikan kepada umat Islam melalui Rasulnya shalallahu ‘alaihi wa sallam Malam ini nilainya lebih baik dari seribu bulan biasa. Ketika kita beramal di malam itu berarti seperti beramal dalam seribu bulan. Malam kemuliaan itu waktunya dirahasiakan Allah SWT. oleh karena itu Rasulullah shalallahu‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk mencarinya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Carilah di sepuluh terakhir bulan Ramadhan, dan carilah pada hari kesembilan, ketujuh dan kelima”. Saya berkata, wahai Abu Said engkau lebih tahu tentang bilangan”. Abu said berkata:”Betul” . “Apa yang dimaksud dengan hari kesembilan, ketujuh dan kelima”. Berkata:” Jika sudah lewat 21 hari, maka yang kurang 9 hari, jika sudah 23 yang kurang 7 dan jika sudah lewat 5 yang kurang 5” (HR Ahmad, Muslim, Abu Dawud dan Al-baihaqi)

     

    Ketika kita mendapatkannya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita untuk membaca doa berikut:

    اللَّهمَّ إنَّكَ عَفُوٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنىِّ

  • Menjaga Keseimbangan dalam IbadahKeseimbangan dalam beribadah adalah sesuatu yang prinsip, termasuk melaksanakan ibadah-ibadah mahdhoh di bulan Ramadhan. Kewajiban keluarga harus ditunaikan, begitu juga kewajiban sosial lainnya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa menjaga keseimbangan, walaupun beliau khusyu’ dalam beribadah di bulan Ramadhan, tetapi tidak mengabaikan harmoni dan hak-hak keluarga. Seperti yang diriwayatkan oleh istri-istri beliau, Aisyah dan Ummu Salamah RA, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah tokoh yang paling baik untuk keluarga, dimana selama bulan Ramadhan tetap selalu memenuhi hak-hak keluarga beliau. Bahkan ketika Rasulullah berada dalam puncak praktek ibadah shaum yakni I’tikaf, harmoni itu tetap terjaga.

Wallahualam bishawab.

26 responses »

  1. 10 hari dimana kita harus bener2 memfokuskan ibadah karena di salah satu malamnya terdapat malam yang lebih baik dari 1000bulan jika kita beribadah dengan sebenar2 benarnya

    salam mampir ke blog kami

  2. Assalamu’alaikum,
    Subhaanallah, tulisan yang bagus Mbak Finda, semoga kita semua bisa meningkatkan ketakwaan kita kepada AllahSwt, bukan hanya di bulan Ramadhan saja, tapi di bulan-bulan lainnya dan semoga keistimewaan malam Lailatul Qadr bisa kita raih. (Dewi Yana)

  3. Bundo baru sempat mengunjungi finda sekarang niyh🙂

    begitu banyak jalan ya finda, untuk menggapai cinta SANG RAHIM.. semoga kita terus semangat walau Ramadhan telah berlalu.. justru tambah semangat karena habis dicharge, begitu ya fin..?

    • yup…btul bundo..mestinya lbih smangat lg ya krn abiz di-charge…tp kadang smangatnya malah justru smakin luntur..tanya knp??
      makasiiih ya bundo udh maen2 ksini…😀

  4. haddiirrrrrr….

    Meniti ramadhan mengurai khilaf…
    Mengharap tiada tersisa khilaf dan dosa…
    Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Syiyamana Wa Shiyamakum…
    Selamat Hari Raya Idul Fitri Sahabatku sayang…
    Mohon Maaf lahir dan batin….

    cu….

  5. Assalamu’alaikum,
    Mbak Finda, karena sebentar lagi Lebaran, saya mohon dimaafkan atas segala salah dan khilaf, mungkin dalam memberikan komentar ada yang kurang berkenan, tolong di bukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Selamat Idul Fitri, 1 Syawal 1430 H. Mohon maaf lahir batin. (Dewi Yana & Keluarga)

  6. Moga ramadhan ini berhsl meningkatkan derajat iman n takwa kita…tak lupa minal aidzin wal faidzin maaf lahir n batin ya… Selmt Idul fitri 1 Syawal 1430 H

  7. Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqoba lallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

  8. Kedal ing rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    • waaaaaaahhhhhhh…udah ada yg ngucapin lebaran!Pdahal msh bbrp hr lg..hehe…blog edisi lebaran bru mw terbit nih!Yowis gpp…
      Buat Om Faza(perigitua), Mba’ Dewi Yana, Mba Diah Pramesti, n KangBoed qu ucapkan jg :
      “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H”
      Taqoba lallahu minnaa wa minkum Shiyamanaa wa shiyamakum
      Minal ‘aidin wal faizin…Mohon maaf lahir dan batin ya smua…
      Salam persahabatan…….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s