Percaya Anda Dapat Berhasil, maka Anda pun akan Benar-Benar Berhasil

Standard

“Berpikir dan Berjiwa Besar” kalimat ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Ya, ini merupakan salah satu buku terlaris di dunia yg telah lama dirilis oleh David J. Schwartz. Sebelumnya saya pun sudah banyak mendengar cerita mengenai isi buku tersebut. Bahkan tidak sedikit motivator handal yang menjadikan buku tsb sebagai acuan. Dan akhirnya, saya memutuskan untuk melahap sendiri lembar demi lembar isi buku yg penuh motivasi ini. Kini, saya pun ingin berbagi cerita tentangnya.

Kali ini saya akan coba menceritakan bab pertama dari buku tsb, yg berjudul “Percaya Anda Dapat Berhasil, maka Anda pun akan Benar-Benar Berhasil”.   Dari judulnya saja sudah tersirat bahwa rasa percaya menjadi amat penting di sini dalam memperoleh keberhasilan. Sedangkan keberhasilan berarti memperoleh banyak hal yg mengagumkan dan positif.

Kepercayaan itu bekerja dengan cara membangkitkan kekuatan, keterampilan dan energi yang diperlukan untuk berhasil. Jika kita percaya dapat melakukannya dan benar-benar mempercayainya maka bagaimana melakukannya pun akan berkembang secara otomatis. Kepercayaan yang kuat menggerakkan pikiran untuk mencari jalan dan sarana untuk melakukannya. Selain itu, percaya bahwa kita dapat berhasil membuat orang lain menaruh kepercayaan kepada kita.

Hal ini mengingatkan saya pada sebuah hadits Qudsi bahwa Allah sesuai dengan prasangka hambaNya. Jika kita tidak yakin kepada Allah Swt maka Allah pun akan melakukan hal yang sama kepada diri kita. Akan tetapi jika kita yakin kepadaNya maka langkah Allah akan jauh lebih cepat dari langkah kita. Dalam satu hadits Qudsi dikatakan :

“Aku selalu menuruti sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepada-Ku. Dan jika ia ingat kepada-Ku di dalam jiwanya, maka Akupun mengingatnya di dalam Zat-Ku. Dan jika ia ingat kepada-Ku ditempat ramai, Akupun mengingatnya ditempat ramai yang lebih baik daripadanya. Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku pun mendekat kepadanya sehasta, jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku pun ingat kepadanya satu depa. Dan jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku pun akan datang kepadanya dengan berlari cepat “

Namun, mayoritas orang tidak menaruh kepercayaan yang besar akan kepercayaan. Sang penulis, David J Schwartz sudah berbicara dengan berbagai orang yg mengalami kegagalan dalam bisnis dan karir. Tentu saja, banyak alasan dan dalih yang diutarakan atas kegagalan mereka. Komentar seperti, “Terus terang saja, saya rasa ini tidak akan berhasil,” atau “Saya ragu bahkan sebelum saya mulai,” atau “Sebenarnya, saya tidak terlalu heran usaha ini tidak berhasil” kerap dilontarkan oleh orang-orang yg gagal.  Sikap seperti, “Baiklah, saya mau mencobanya tetapi saya rasa ini tidak akan berhasil” justru akan menyebabkan kita benar-benar tidak berhasil.

Ragu-ragu adalah kekuatan negatif. Ketika pikiran ragu, pikiran tersebut akan menarik dalih untuk menyokong keragu-raguan tersebut. Berpikir ragu maka gagal. Begitulah David J. Schwartz mengutarakannya.

Pernah suatu ketika Ia menemui seorang penulis fiksi yg masih muda dan berbicara mengenai ambisinya dalam menulis. Kemudian beliau menyebutkan nama salah satu penulis ulung di dalam bidangnya kepada pemuda tersebut. Namun pemuda tersebut berkata, “Oh, Tuan X memang penulis ulung tetapi tentu saya tidak dapat seberhasil beliau.” Sikap pemuda tersebut tentu saja membuatnya sangat kecewa karena beliau mengenal penulis yg ia sebutkan namanya tadi. Penulis ulung tersebut bukanlah orang yg super cerdas, super perseptif, atau super apapun kecuali super percaya.  Penulis ulung tersebut percaya bahwa ia adalah salah satu yang terbaik, dan ia pun bertindak dan berkarya sebagai yang terbaik.

Memang sesuatu yg baik jika kita menghormati  pemimpin, belajar darinya, mengamatinya, mempelajari dirinya. Tetapi, jangan memujanya. Percayalah kita bisa melebihinya! Siapa yg bertahan pada sikap terbaik nomor dua pastilah menjadi orang nomor dua.

Setiap orang adalah produk dari pikirannya sendiri. Percayalah akan hal-hal yg besar. Luncurkan serangan sukses dengan kepercayaan jujur dan tulus bahwa kita dapat berhasil!

Kepercayaan akan hasil yang besar adalah kekuatan penggerak di belakang semua buku besar, drama besar, penemuan ilmiah yang besar.   Kepercayaan akan keberhasilan ada di balik semua bisnis yg berhasil, perusahaan yg berhasil, dan organisasi politik yg berhasil. Kepercayaan akan keberhasilan adalah satu unsur dasar yang sepenuhnya esensial pada diri orang-orang yg berhasil.

Percayalah..benar-benar percaya bahwa Anda dapat berhasil, maka Anda pun akan berhasil.

Bagaimana mengembangkan kekuatan kepercayaan?

Ada 3 hal yg dapat dijadikan pedoman untuk mengokohkan kekuatan kepercayaan:

  1. Berpikir sukses, jangan berpikir gagal. Di tempat kerja, di rumah, gantilah berpikir gagal dengan berpikir sukses. pada saat menghadapi situasi sulit, berpikirlah, “Saya akan Menang” bukan “Saya akan kalah.”
  2. Ingatkan diri kita secara teratur bahwa kita lebih baik dari yg kita kira. Orang sukses bukanlah orang yg super intelek. Tidak ada mistis mengenai sukses. Sukses jg tidak berdasarkan nasib. Orang sukses hanyalah orang biasa yg telah mengembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan yakin dengan apa yg mereka kerjakan. Jangan pernah mengakui keraguan atau mengesankan kepada orang lain bahwa kita bukan orang kelas satu.
  3. Percaya besar. Besar-kecilnya keberhasilan ditentukan oleh besar-kecilnya kepercayaan kita. Gagasan besar dan rencana besar acap kali lebih mudah dan yg pasti tidak lebih sulit jika dibandingkan dengan gagasan kecil dan rencana kecil.

23 responses »

  1. setuju, keyakinan adalah kunci utamanya, dan berusaha adalah jalannya. yang perlu diperhatikan adalah membangun kapabelitas kita sehinga anatara keinginan dan kemampuan sinergi. jadi bukan mimpi disiang bolong

  2. wow.. buku yg bagus nih… ini baru bab pertama yg diulas ya fin..
    ragu2 adalah bagian dari rasa takut. untuk mencapai kesuksesan, rasa takut dan ragu itu harus diletakkan di belakang rasa berani kita. menurut saya sih, setiap org wajib sukses!!

  3. Iya Gus..ini baru Bab I nya aja..rencananya saya akan mengulas bab-bab yg lain, tp mungkin saya akan pilihkan bab yg paling menarik menurut saya.:mrgreen:

  4. Assalamu’alaikum,
    Buklu yang sangat bagus Mbak Finda, kita memang harus selalu optimis walau dalam keadaan yang sangat sulit sekalipun.Ikhtiar disertai dengan ketawakalan. Mohon maaf Mbak Finda, saya baru berkunjung sekarang, sedang ada kesibukan yang lumayan banyak, jadi baru sempat update blog dan jawab komentar2 hari ini. Selamat Idul Adha, mohon maaf lahir batin. (Dewi Yana)

  5. ummm… ada 2 faktor yang selalu mendampingi kita, fortune dan effort…

    Tapi, kepuasan tertinggi akan tercapai melalui effort yang keras…

    heheu… numpang komentar mbak….

    visit back yup

  6. thanks yah link baliknya

    intinya keyakinan adalah yang utama. karna memng segalanya harus yakin terlebih dahulu. oy kalau bisa ulas buku tentang html.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s