Minggu Pagi yang ‘ Super Sekali ‘

Standard

Minggu pagi yang cerah kali ini, saya memutuskan untuk kembali berpetualang. Tapi petualangan kali ini bukan hanya sekedar jalan-jalan tapi juga cari ilmu. Walaupun tujuan saya kali ini masih di wilayah Jakarta namun tetap saja bagi saya yang tinggal di perbatasan Depok dan Tangerang ini adalah jalan-jalan ke luar kota😀 (lebay dikit). Asyiknya kali ini saya memilih untuk naik busway.. tidak seperti biasanya kemana-mana mengendarai si item yang bikin item kalau naiknya pas tengah hari bolong hehe.. Dari halte busway Pondok Pinang saya berencana menuju Studio Metro TV di Kedoya. Rutenya Pondok Pinang – Kedoya Green Garden. Setelah itu nyambung naik angkot 09 bercat merah dan turun persis di Metro TV, begitu arahan yang saya terima lewat bbm dari salah seorang teman. Setelah sampai di halte Pondok Pinang, tak lama busway yang saya tunggu pun datang. Busway ini tidak terlalu ramai, sehingga saya pun bisa menempati tempat duduk di wilayah khusus wanita. Sepanjang perjalanan dengan busway saya mencoba menikmati suasana Jakarta yang cukup lengang. Berbeda sekali dengan hari kerja yang selalu semrawut. Perjalanan yang cukup jauh itu pun akhirnya hanya ditempuh selama lebih kurang setengah jam. Setelah itu saya menyambung dengan naik angkot. Alhamdulillah,di sini saya bertemu dengan sekelompok mahasiswi yang juga akan ke stasiun Metro TV.

Ngapain saya ke metro TV? Bukannya stasiun ini belum lama bikin heboh karena sudah menyebarkan berita bahwa kegiatan ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah (dibaca: Rohis) sebagai sarana perekrutan teroris muda?? Mungkin teman-teman ada bertanya seperti ini. Berita yang tak bertanggung jawab ini menyebabkan saya dan teman-teman yang notabene pernah mencicipi jadi anak Rohis menjadi geram! Koq bisa-bisanya berita kayak gitu dipublikasikan di stasiun tv berita terkenal?!

Namun lepas dari itu semua, saya dan teman-teman juga punya acara kegemaran di stasiun ini yang tayang setiap Minggu malam. Ya, apalagi kalau bukan Mario Teguh Golden Ways. Malam itu tak sengaja saya membaca status dari FB fanpage Pak Mario yang berisi undangan untuk menjadi audience dalam acara MTGW untuk 3 episode. Pendaftarannya dengan cara mengirim e-mail dengan subject nama – no.hp. Saat itu sempet galau juga mau ikutan apa enggak? Denger-denger nonton langsung itu beda sama nonton di tv. Yah apa boleh buat akhirnya saya coba kirim e-mail malam itu  juga. Sembari mengajak teman-teman yang lain yang barangkali mau ikutan. Awalnya, beberapa sobat saya ingin bergabung dan nonton bersama. Namun, menjelang hari-H, mereka mengurungkan niatnya karena kelelahan selama berminggu-minggu sibuk dengan kerjaan masing-masing.

Gambar

Akhirnya saya mengajak beberapa teman lain, tapi sayangnya mereka terlambat daftar sehingga tidak mendapat e-mail balasan seperti yang saya terima yang berisi e-ticket seperti gambar di samping ini. Begitulah ceritanya sampai akhirnya saya memutuskan untuk berpetualang sendirian, ya tanpa teman seorang pun yang saya kenal. Tapi Alhamdulillah saya dipertemukan dengan sekumpulan mahasiswi yang bertemu di angkot tadi. Jadi, kami bersama-sama selama acara berlangsung.

Pagi itu dibuka dengan antrian pendaftaran ulang yang cukup panjang. Mirip-mirip kayak antrian mau nonton konser😀 Di sana panitia juga membagi-bagikan sekotak kecil snack pagi. Lumayanlah buat sarapan.. Yang paling saya suka dari beberapa kue yang disajikan adalah donat kejunya..mmm..enak… koq jadi ngomongin makanan sih?!:mrgreen:

Taping 1 pun dimulai sekitar pukul 11. Agak ngaret dari jadwal seharusnya. Di situ kami diberikan sedikit pengarahan. Dan beberapa audience dipersilahkan untuk bertanya yang nanti akan dipilih kembali saat tayang di tv. Asiknya nonton langsung itu, Pak Mario selalu menyelipkan cerita-cerita lucu nan bermakna saat sesi iklan. Selain itu para audience juga boleh bertanya langsung di sela-sela acara. Akhirnya taping 1 pun selesai, selanjutnya istarahat sholat dan makan siang. Sekotak makan siang juga dibagikan di tempat yang sama saat kami mendaftar tadi pagi. Tapi ternyata tidak semua audience kebagian. Beberapa audience pun sempat mengeluh. Sebenarnya saya pun awalnya tidak tahu kalau dapat makan siang juga, namun saat buru-buru ke mushola saya dan beberapa kenalan saya  kembali melewati stand pendaftaran dan beruntung sedang ada pembagian makan siang hehe..

Tak terasa syuting 3 episode tersebut akhirnya selesai juga. Hari sudah mulai gelap.. Untungnya Metro tv menyediakan jemputan menuju halte-halte busway jadi tidak perlu naik angkot lagi hhe.. Malam itu pun saya bersama seorang kenalan saya naik busway yang sama menuju Lebak Bulus. Ternyata Minggu malam itu macet.. Jadi menghabiskan berjam-jam di jalan deh! Tapi hari ini benar-benar hari yang ‘Super Sekali’🙂 karena selain bisa punya kenalan baru, kami mendapat ilmu-ilmu baru langsung dari Pak Mario Teguh. Kapan-kapan saya share di blog ya materi taping-nya… (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s